Selasa, 25 Maret 2008

Seks dan Kecantikan Wanita



Dalam pengertian klasik hubungan seks (intercourse) hanyalah upaya untuk melampiaskan hasrat seksual pasangan. Selanjutnya mindset bergeser tentang pentingnya foreplay untuk membangun akselerasi orgasme terutama pada wanita sehingga tercipta ekuilibrium kenikmatan. Dalam dunia modern ini hubungan seks yang sehat dan teratur ternyata diketahui dapat meningkatkan berbagai indikator biologis yang menujukkan perbaikan fungsi tubuh.
Misalnya pada wanita, hormon estrogen yang melimpah akibat suatu hubungan seks akan mempunyai efek positif pada rambut dan kulit. Estrogen juga dikenal sebagai endogenous antioxidant yang sangat potent. Hormon ini menjelaskan mengapa wanita yang belum menopuse jarang terkena penyakit degeneratif semacam jantung koroner dan diabetus bila dibanding pria. Kalori yang dikeluarkan selama hubungan seks berguna untuk menjaga kesehatan seperti halnya berolahraga.
Orgasme akan menghasilkan endorfin pada otak yang berfungsi bak opium dalam menenangkan pikiran dan depresi. Selain itu juga memberikan sensasi euforia. Efek penenang dari endorfin setara dengan 10 kali valium. Selain itu juga bisa menghasilkan efek sedasi yang berguna menghilangkan sakit kepala. Itu sebabnya saya merasa sakit kepala bila tidak teratur berhubungan seks.
Terakhir, seks dapat menghasilkan produksi feronom, suatu zat kimia yang menghasilkan aroma khas yang membuat lawan jenis akan tertarik.
Masihkan kita meremehkan pentingnya hubungan seks?

Tidak ada komentar: